Produsen Cirebon Kerajinan Rotan Dunia

52.jpg

Produsen Cirebon Kerajinan Rotan Dunia

Kabupaten Cirebon merupakan daerah penghasil rotan kerajinan tangan di Indonesia. Pusat kerajinan rotan tersebar di beberapa daerah
Kabupaten.

Kabupaten Weru, tepatnya di Desa Tegalwangi merupakan salah satu sentra kerajinan rotan. Sekarang Tegalwangi diatur menjadi a
Desa wisata

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Cirebon, Erry Ahmad Husaeri, mengatakan bahwa furnitur dan kerajinan rotan adalah salah satu
Produk unggulan di Kabupaten Cirebon. Produknya diekspor ke Amerika Serikat, Eropa, dan banyak negara di Asia.

“Semua kerajinan berbasis rotan ada di Desa Tegalwangi, dari produksi sampai pemasaran. Ya, sekitar 85 persen kerajinan tangan dan kerajinan tangan.
Furnitur rotan di dunia ini berasal atau di suplai dari Kabupaten Cirebon, “jelasnya.

Erry menjelaskan, masyarakat sudah menangani kerajinan yang terbuat dari renda. Kaliber produk cukup bagus. Sehingga kerajinan itu
Dari Kabupaten Cirebon sudah dikenal negara.

“Untuk meningkatkan produksi mebel rotan, Pemkab Cirebon giat melakukan pameran di luar negeri. Termasuk
Pemda telah mengeluarkan surat edaran Bupati Cirebon Nomor 1550/573 / Indag tentang Penggunaan Mebel Rotan dan Kerajinan Tangan di
Pemerintah Kabupaten Cirebon, “kata Erry.

Huruf melengkung, tambahan Erry, dirawat Kepala SKPD, Direktur BUMN / BUMD, lurah / kuwu dan kepala sekolah
Kabupaten Cirebon. Hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan pemasaran produk lokal ke masyarakat, baik di dalam maupun di luar negeri oleh
Instansi yang berlaku

“Surat edaran tersebut merupakan rekomendasi kepada Kepala SKPD, Direktur BUMN / BUMD, lurah / kuwu dan kepala sekolah untuk menggunakan
Produk dalam pengadaan belanja modal dan kebutuhan akan souvenir dalam momentum terntu. Serta sosialisasi ke
Masyarakat luas, “jelasnya.

Menindaklanjuti surat edaran tersebut, Erry menjelaskan, Disperindag mengusulkan mebeler rotan ke standar investasi barang di
2017. Hal ini bisa dijadikan tolok ukur dalam mebeler pengadaan barang modal.

Spesifikasi barang dalam pengeluaran barang dagangan terdiri dari jenis, jenis dan ukuran, harga (termasuk PPN, penyedia
Antisipasi keuntungan), elemen produk (rotan content ratio 75 persen) dan pengiriman barang ke tujuan.

“Kami bekerja sama dengan DPD Cirebon Raya HIMKI, Asosiasi Desain Rotan Cirebon (RADEC), Asosiasi Usaha Kecil
Perbaikan (PUPUK). Kami juga membahas diskusi kelompok pertemuan priodik untuk menemukan solusi dalam menangani masalah – masalah
Pelaku industri, “jelasnya.

Erry menambahkan, Disperindag juga Setia Kawan Motor telah menyelenggarakan kontes desain pada 26-27 September 2016 di Aston Hotel Cirebon. Itu
Tema, “Akulturasi Kursi Rotan dengan Budaya Cirebon”.

Hal ini dimaksudkan untuk menstimulasi terciptanya penciptaan industri mebel dalam desain. Kriteria meliputi kursi tamu, berisi
Nilai intelek lokal (peradaban Cirebon), kandungan rotan 75 persen, ramah lingkungan, evaluasi beban 150 kg,
Beroperasi (mungkin sesuai dengan desain) dan ekonomis.

“Tentu harus mengikuti trend desain dan berorientasi pasar (economic value, red),” katanya beralasan.

Baca juga: harga piala

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s